Yeah…. Tempat kelahiran saya<pemilik bikersarea : fachrul> akan di jadikan sirkuit untuk PON katanya sirkuitnya akan di bangun lebih berkualitas dari sirkuit skyland muba. Ini berita lengkapnya : < sumber metrobalikpapan.co.id>
BALIKPAPAN-Ketua Pengda Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kaltim, Roy Nirwan mengatakan, pihaknya mengkhawatirkan nasib cabang olahraga bermotor di Kaltim dalam PON XVII tahun 2008 mendatang, menyusul belum beresnya masalah pembangunan sirkuit untuk lomba. “Terus terang, belum jelasnya masalah sirkuit ini, membuat kami khawatir. Padahal, olahraga motor merupakan salah satu cabang yang nantinya akan dilombakan dalam PON dan itu perlu didukung hadirnya sebuah fasilitas sirkuit yang berstandar PON bahkan internasional,” kata Roy menjawab Metro di kantornya, Selasa (13/2) kemarin.
Pilihan lokasi untuk tempat sirkuit motor representatif ini, menurut Roy sebenarnya ada di dua kota, yakni Samarinda dan Balikpapan. Informasinya, kata dia, Pemprov Kaltim dan PB PON, berencana membangun sirkuit untuk PON itu di Palaran-Samarinda. Bahkan, kontraktor yang membangun fasilitas ini juga sudah ditunjuk. Hanya saja, karena belum ada titik terang kapan sirkuit segera dibangun, membuat atlet balap motor Kaltim yang disiapkan berlaga dalam PON nanti, diakuinya jadi kesulitan dalam berlatih. “Yang membuat saya heran, sebelumnya IMI pernah diajak survey dan studi banding ke Palembang dan sirkuit di Sentul-Jawa Barat. Namun, apakah hasil survey itu dijadikan acuan atau tidak, saya kurang tahu,” paparnya.
Belum adanya sirkuit balap motor ini, dipandang bos PT Balikpapan Ready Mix itu juga cukup mengganggu aktivitas latihan atlet balap yang ada dibawah naungan IMI. Untungnya, sebut dia, masih berbagai lomba balap motor di berbagai daerah—yang bisa dipakai untuk ajang berlatih sekaligus lomba. Persoalan sirkuit balap motor, lanjut dia, juga terjadi di Balikpapan—yang hingga kini belum jelas bakal dibangun di lokasi mana. “Informasinya sih menyebutkan, lokasi sirkuit disiapkan di kawasan Lamaru, dengan lahan sekitar 15 hektare. Tapi kendalanya, sebagian besar lahan itu, masih harus dibebaskan dulu oleh pemkot. Beda dengan lokasi di Palaran Samarinda, yang kabarnya sudah dimiliki pemkot di sana,” tuturnya.
Besarnya investasi untuk membangun sebuah sirkuit berstandar PON (nasional, red) dan internasional, diakui Roy merupakan kendala terbesar yang dihadapi IMI untuk merealisasikan sendiri arena balap seperti itu. “Tidak mungkin IMI sendiri membangun sirkuit semacam ini, karena tugas IMI sebatas pembinaan atlet olahraga bermotor. Jadi, peran pemerintah daerahlah yang sangat besar dalam mewujudkan sarana dan prasarana hadirnya sirkuit tadi,” tandasnya.
Tanpa mau menyebut angka, Roy mengungkapkan investasi sebuah sirkuit berstandar PON memang perlu dana miliaran rupiah. Investasi itu, antaralain untuk lahan, fasilitas pendukung sirkuit, seperti tribun penonton, lintasan dan kelengkapan lainnya.
CEGAH KEBUT-KEBUTAN
Roy menambahkan, hadirnya sebuah sirkuit balap yang representatif—terutama di Balikpapan, jelas ditujukan untuk mencegah aksi kebut-kebutan di jalan raya, yang sebagian besar dilakukan anak-anak remaja dan ABG. “Saya memang sempat dihubungi Kapolresta Balikpapan untuk mendiskusikan hal ini. Tapi problemnya memang soal sirkuit. Artinya, kebiasan anak-anak remaja dan ABG itu memang perlu disalurkan ke arena sesungguhnya di sirkuit, bukan di jalan raya,” ujar Roy sembari menyebut, sudah saatnya diler motor juga terlibat dalam mendukung program membangun sirkuit ini. Misalnya, tiap motor yang dibeli konsumen, diambilkan Rp 10.000/motor dimana harga jual sudah include. “Jika satu bulan terjual 5.000 unit, maka dana yang terkumpul sekitar Rp 50 juta. Tinggal dihitung berapa dana yang bisa terkumpul dalam setahun. Kalau ini terus dilakukan, tentu pemkot tidak akan kesulitan dalam mengalokasikan dana untuk pembangunan sirkuit balap di Balikpapan,” pungkasnya.(rud)
ah…. jadi gak sabar rasanya mau pindah ke Balikpapan…..
Rencana sih di buat Standar Internasional tapi gak segede Sentul tapi cocok lah bawa tiger/vixion untuk handling/nikung di sana.
DIarsipkan di bawah: gosip baru | Leave a Comment »

